Komisaris Utama PTPN XI Deddy Mawardi Wafat

  • Bagikan
Deddy Mawardi

TERASJATIM.ID — Ketua Sekretariat Nasional Jokowi  (Seknas Jokowi) yang juga Komisaris Utama PTPN XI, Deddy Mawardi, meninggal dunia di RS Hermina Bandarlampung, Rabu (7/7/20021) pukul 12.00 WIB. Kabar duka tersebut dibenarkan adik kandung almahum Deddy, Firdaus.

“Bang Deddy berpulang tadi sekitar pukul 12.00,” kata Firdaus.

Kabar itu juga dibenarkan Selly Fitrani, mantan Direktur Damar. “Konfirmasi dari keluarganya, Bang Deddy sudah berpulang sekitar pukul 12.00 WIB tadi,” katanya.

Jenazah almarhum Deddy Mawardi rencananya akan dimakamkan sore ini dengan standar pemakaman protokol kesehatan di TPU dekat rumah orang tuanya, di Kebonjahe, Bandarlampung.

Deddy dirawat di RS Hermina sejak beberapa hari terakhir karena terpapar Covid-19. Kondisi Komisaris Utama PTPN XI itu sempat memburuk ketika mendengar kabar istrinya, Siti Noor Laila, positif Covid-19.

Kemarin, putri sulung Deddy, Chita, mengabarkan bahwa kondisi papanya sudah membaik. Bahkan Deddy sudah mulai minta pesan nasi uduk kesukaannya.

“Sejauh ini kondisi papa stabil. Walaupun masih dengan bantuan alat HNFC oksigen 100%. Hasil rontgen thorax dari dokter radiologi belum keluar. Namun dari hasil lab sejauh ini bagus, walaupun terdapat infeksi sekunder yg khas ditemui oleh pasien di ICU. Papa di telpon kondisinya sudah mulai cerewet karena mulai bosan dengan ICU hehe. Juga pake mulai request mau sarapan nasi uduk haha,” tulis Chita, saat teraslampung.com mengonfirmasi kondisi Deddy, Selasa (6/7/2021).

Baca Juga:   Mulai Hari Ini WNA Dilarang Masuk ke Indonesia

Asrian Hendicaya, kolega almarhum yang juga dosen FE Unila, mengaku tadi malam masih saling kirim kabar dengan Deddy melalui pesan WhatsApp.

Deddy masih sempat menulis pesan untuk Asrian, tadi malam: “Besok  saya dipindah ke kamar observasi…”

Sebelum menjabat sebagai Komisaris Utama PTPN XI dan Ketua Seknas Jokowi, Deddy lama malang melintang dalam kegiatan gerakan prodemokrasi di Lampung. Ia menjadi Direktur LBH Bandarlampung periode pertama. Selanjutnya ia bersama Siti Noor Laila, istrinya, mendirikan sejumlah NGO.Antara lain Lembaga Advokasi Anak Elsapa, Lembaga Advokasi Anak dan Perempuan Damar, dan Kantor Bantuan Huum (KBH) Lampung.

  • Bagikan