Jalur Satu Arah di Jalan Bhayangkara dan Jalan Sudirman Kota Mojokerto Berlaku Hingga Pasca-Idulfitri

  • Bagikan

TERASJATIM.ID – Satlantas Polres Mojokerto Kota memberlakukan kebijakan jalur satu arah di sejumlah jalan utama  Kota Mojokerto. Kebijakan ini diterapkan setelah banyaknya keluhan masyarakat dan berdasarkan kajian di lapangan terkait kepadatan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Rekayasa lalu lintas jalan satu arah sudah diberlakukan dan sifatnya sementara hingga setelah Idul Fitri. Rekayasa lalu lintas ini diprioritaskan pada dua jalur yang seringkali menimbulkan kerumunan dan kepadatan kendaraan khususnya di sekitar kawasan pusat perbelanjaan,” kata Kasatlantas Polres Mojokerto Kota, AKP Fitria Wijayanti, Minggu (9/5/2021).

Menurutnya, rekayasa lalu lintas yakni mengubah jalur dua arah menjadi satu arah di kawasan pusat perbelanjaan Sanrio Jalan Bhayangkara dan kawasan pertokoan di Jalan PB Sudirman.

Mekanisme rekayasa lalu lintas yaitu kendaraan melalui Jalan Bhayangkara dari sisi timur atau Kantor Satpol PP Kota dialihkan dari simpang tiga (Sanrio) belok ke kanan menuju jalur satu arah Jl Panglima Sudirman.

Sebaliknya, kendaraan dari arah barat atau Stasiun Kota Mojokerto dilarang lurus ke Jalan Bhayangkara namun dialihkan menuju jalan Jl. Panglima Sudirman.

Baca Juga:   Lanal Banyuwangi Jadi Posko SAR KRI Nanggala-402

Pihak Kepolisian Satlantas Polresta Mojokerto bersama Satpol PP dan Dishub memasang water barrier dan pagar pembatas jalan portable di simpang tiga Jl Bhayangkara.

Sedangkan, pengalihan arus lalu lintas diberlakukan selama satu kali 24 jam hingga dua pekan kedepan.

“Kendaraan sangat padat sehingga mengakibatkan kemacetan dan kerumunan apakah di sekitar Sanrio sehingga diterapkan pengalihan arus menjadi satu jalur,” katanya.

Fitria menyebut rekayasa lalu lintas satu arah ini merupakan antisipasi terkait peningkatan mobilitas masyarakat saat menjelang berbuka puasa dan Idul Fitri 2021.

  • Bagikan