Bank Jatim Bukukan Kenaikan Laba Jadi Rp1,18 Triliun

  • Bagikan
Kantor pusat Bank Jatim. Foto: Wikipedia

TERASJATIM.ID — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM) membukukan laba komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik senilai Rp1,18 triliun per kuartal III/2020, tumbuh 3,07% dibandingkan periode sama tahun lalu (year on year/yoy).

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan pada Harian Bisnis Indonesia, Selasa (27/10/2020), perolehan pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 2,48% menjadi Rp3,059 triliun. Hanya saja, beban operasional juga naik 14,05% (yoy) menjadi Rp1,62 triliun.

Aset Bank Jatim juga tembus Rp82,08 triliun pada kuartal III/2020, naik 7,89% dibandingkan posisi akhir tahun lalu (year to date/ytd). Kenaikan aset ini juga diikuti peningkatan penyaluran kredit yang mencapai Rp38,79 triliun pada kuartal III/2020 atau tumbuh 4,98% ytd.
Baca Juga : Dana PEN di Jatim, BJTM Salurkan Rp2,57 Triliun

Selama kuartal III/2020, BJTM juga berhasil menghimpun giro senilai Rp23,29 triliun, tabungan Rp20,76 triliun, dan deposito Rp25,719 triliun.

Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) Bank Jatim naik dari 1,66% pada kuartal III/2019 menjadi 1,67% pada kuartal III/2020. Rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) berada di kisaran 4,49% (gross) dan 1,85% (net).

Baca Juga:   Positif Covid-19, Gubernur Khofifah Lakukan Isolasi Mandiri

Penyaluran kredit terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) pada kuartal III/2020 adalah sebesar 57,88% dengan net interest margin (NIM) 5,7%. Biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) Bank Jatim pada kuartal III/2020 adalah sebesar 70,25%.

  • Bagikan